Penemuan Mayat di Simalungun Gegerkan Warga, Polsek Bangun Bergerak Cepat dan Terkoordinasi

banner 468x60

24 MEDIA SUMUT Simalungun –Suasana pagi di Simpang Rambung Merah mendadak berubah mencekam. Seorang pria ditemukan tidak bernyawa di depan kios, tepatnya di Jalan H. Ulakma Sinaga, depan SMP Negeri 2 Siantar, Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/11) sekitar pukul 06.30 WIB. Berkat respons cepat personel Polsek Bangun Polres Simalungun, penanganan kasus ini berlangsung profesional dan terkoordinasi.

Keterangan resmi disampaikan Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, pada Selasa malam. Ia memaparkan bahwa penemuan mayat bermula saat seorang pemilik warung bernama Fitri (42) membuka tokonya sekitar pukul 05.30 WIB.

“Saat membuka warung, saksi terkejut melihat seorang laki-laki tergeletak tidak bergerak di kiosnya,” ujar AKP Verry Purba menggambarkan detik awal kejadian yang menghebohkan warga sekitar.

Korban diketahui bernama Tonijen (48), seorang wiraswasta asal Dusun IV Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kaget dengan temuan itu, Fitri segera meminta bantuan Babinsa Nagori Pamatang Simalungun, Edward Damanik (40). Edward langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Aipda Lambas BM Simamora, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Bangun. Alur pelaporan yang cepat membuat penanganan tidak berlarut.

Begitu menerima laporan, Kapolsek Bangun AKP Radiaman Simarmata langsung bergerak. Ia memerintahkan personel piket menuju lokasi dan segera menghubungi Tim INAFIS Polres Simalungun serta tim medis Puskesmas Rambung Merah untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Koordinasi langsung dilakukan sejak detik pertama laporan diterima. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan jajaran Polsek Bangun dalam menangani situasi darurat,” tegas AKP Verry Purba.

Penanganan di lapangan berlangsung cepat, tertib, dan melibatkan kerja sama berbagai unsur, memastikan proses identifikasi dan pengamanan TKP berjalan optimal. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menelusuri penyebab pasti kematian korban(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60