24 MEDIA SUMUT Siantar -Suasana malam yang awalnya santai berubah menjadi tragedi berdarah. Seorang mahasiswa tewas dibunuh saat sedang asyik minum bersama teman-temannya di Kafe LOTTA, Jalan Kartini Bawah, Kota Pematangsiantar, Jumat (16/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.37 WIB. Kasus ini kini ditangani aparat kepolisian.
Korban diketahui bernama Andre Perwira, seorang pelajar/mahasiswa beragama Islam, warga Desa Silulu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban bersama lima orang temannya telah berada di Kafe LOTTA sejak sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka diketahui tengah berkumpul dan minum seperti pengunjung lainnya.

Namun, situasi berubah mencekam sekitar pukul 03.00 WIB. Sekelompok orang berjumlah sekitar 15 orang tiba di lokasi. Salah seorang di antaranya diduga sebagai pelaku utama, langsung menghampiri meja korban. Tanpa alasan jelas, cekcok pun terjadi dan dengan cepat berubah menjadi keributan serius.
Keributan tersebut berujung pada aksi pembunuhan terhadap Andre Perwira. Korban mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia. Usai kejadian, pelaku bersama rombongannya kabur meninggalkan lokasi, diduga untuk menghindari kejaran warga dan aparat.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Vita Insani, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian, di antaranya:
Dirli Alparis Damanik (19), swasta, warga Juta III, Desa Bandar Malela, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.
Rizki Fadli Arjuna (19), swasta, warga Jalan Raya Silulu Gang Mesjid, Desa Silulu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Pihak kepolisian menyatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan (lidik). Sejumlah barang bukti tengah dikumpulkan, saksi-saksi diperiksa, dan perburuan terhadap pelaku terus dilakukan. Identitas pelaku disebut sudah mulai dikantongi.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang terjadi di tempat hiburan malam, dan memicu kekhawatiran masyarakat soal keamanan di Kota Pematangsiantar pada jam-jam rawan.
(Ma),(Rz)



